Zona Euro Beresiko Mengalami Deflasi Ala Jepang

Zona Euro Beresiko Mengalami Deflasi Ala Jepang

Senin, 11 November 2013 10:28:58 WIB

Monexnews - Seiring tingkat inflasi di zona euro anjlok ke level terendah dalam 4 tahun, sejumlah analis berpendapat bahwa kawasan Eropa beresiko mengalami masalah deflasioner seperti Jepang. Di bulan Oktober, tingkat inflasi zona euro berada pada 0.7%, turun dari 1.1% di bulan September dan merupakan level rendah dalam 4 tahun. Tingkat harga inti konsumen di Jepang, yang termasuk harga minyak namun di luar harga makanan, naik 0.7% untuk tingkat tahunan hingga bulan September dengan ukutan yang lebih luas naik 1.1%. Jepang sebagai negara perekonomian terbesar ketiga di dunia telah terserang deflasi untuk selama hampir 2 dekade dan tingkat inflasi baru mulai mengalami kenaikan belakangan ini menyusul stimulus moneter yang agresif dari Bank of Japan. Kecemasan mengenai tingkat inflasi yang rendah memicu European Central Bank untuk memangkas tingkat suku bunga sebanyak 25 basis poin pada hari Kamis lalu.

"Pembuat kebijakan di Eropa tertekan untuk mengambil tindakan karena mereka tidak ingin Eropa menjadi Jepang yang selanjutnya," ucap Kathy Lien, direktur manajer strategis mata uang asing pada BK Asset Management. "Dengan laju pertumbuhan harga konsumen yang melambat dan harga produsen berada di area negatif, resiko deflasi untuk zona euro bertambah besar," tambahnya.

Perekonomian zona euro telah menunjukkan sinyal pemulihan tahun ini setelah melaporkan tingkat pertumbuhan sebesar 0.3% pada kuartal kedua, bangkit dari resesi terpanjang dalam 40 tahun. Namun menurut Lien, lambatnya tingkat pertumbuhan saat ini, terutama pada sejumlah negara zona euro, telah membuat resiko deflasi kian besar. Sejumlah negara zona euro tersebut termasuk Spanyol, Italia, Yunani, dan Portugal.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search